Janice membukukan dua ace, hanya dua kali melakukan double fault, menciptakan 11 peluang break point dengan enam di antaranya berhasil dikonversi, serta menguasai 67 persen total poin.
Petenis kelahiran Jakarta itu datang ke Suzhou setelah tampil di China Open. Meski tersingkir di babak pertama, ia sebelumnya sukses melewati dua laga kualifikasi turnamen WTA 1000 tersebut dengan kemenangan straight set
BACA JUGA: Chelsea Balikkan Keadaan, Maresca Puji Performa Babak Kedua
Di Beijing, Janice juga mencatat sejarah dengan menembus peringkat 102 dunia—peringkat tertinggi sepanjang kariernya.
Prestasi itu melanjutkan tren positifnya sejak menjadi runner-up pada debut WTA di Sao Paulo, Brasil, yang mengangkat posisinya ke peringkat 103 dunia dari sebelumnya 130.
Menurut catatan WTA, Janice tampil impresif sepanjang musim ini dengan memenangi 45 dari 50 pertandingan terakhir.







