Inilah Bakteri Mematikan Penyebab Keracunan Massal MBG di Bandung Barat, Ribuan Jadi Korban

KALIMANTANLIVE.COM, JAKARTA — Fakta mengejutkan terkuak di balik kasus keracunan massal program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sedikitnya 1.333 orang mengalami gejala keracunan setelah menyantap menu MBG di Kecamatan Cipongkor, sementara 657 orang lainnya terdampak di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut.

Temuan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Jawa Barat memastikan penyebab utama keracunan ini adalah bakteri Salmonella dan Bacillus cereus, dua mikroorganisme berbahaya yang berkembang dari makanan yang disimpan terlalu lama pada suhu ruang.

# Baca Juga :BREAKING NEWS! Kepala BGN Dipanggil Prabowo Diminta Cegah Keracunan MBG, Begini Caranya

# Baca Juga :Prabowo Instruksikan Perkuat Tata Kelola Program Gizi Nasional Pasca Kasus Keracunan MBG

# Baca Juga :Jawa Barat Jadi Episentrum Kasus Keracunan MBG! Gubernur Dedi Mulyadi Siap Ganti Vendor SPPG

# Baca Juga :Heboh! Surat Perjanjian Rahasiakan Keracunan Program MBG di Blora Viral, Kini Ditarik dan Diganti

Lonjakan Pasien & Gejala Berulang

Plt Kepala Dinas Kesehatan Bandung Barat, Lia N. Sukandar, mengungkapkan banyak pasien sempat dipulangkan namun kembali datang karena gejala kambuh.

“Semalam ada empat pasien yang balik lagi padahal sebelumnya sudah membaik. Setelah ditanya, ternyata mereka makan makanan lain di rumah, seperti jeruk dan ayam goreng, yang kemungkinan memicu gejala kembali,” ujarnya, Jumat (26/9/2025).

Saat ini, 12 pasien masih dirawat di posko GOR Cipongkor, sementara petugas kesehatan siaga penuh menerima pasien baru maupun pasien dengan gejala berulang.

Analisis Labkesda: Bakteri dari Karbohidrat MBG

Kepala UPTD Labkesda Dinas Kesehatan Jawa Barat, dr. Ryan Bayusantika Ristandi, menegaskan bakteri berbahaya ditemukan dari sampel makanan MBG.

“Hasil pemeriksaan menunjukkan adanya Salmonella dan Bacillus cereus yang berasal dari komponen karbohidrat dalam makanan. Salah satu penyebab utamanya adalah rentang waktu penyajian terlalu lama tanpa kontrol suhu,” jelasnya, Senin (29/9/2025).

Ryan menambahkan, makanan yang dibiarkan lebih dari enam jam pada suhu ruang akan sangat rawan terkontaminasi bakteri. Karena itu, makanan harus disimpan pada suhu aman: di atas 60°C atau di bawah 5°C.