Pengembangan Metabot disebut sudah berjalan, dimulai dari pembuatan “world model” berbasis AI.
Model ini memungkinkan robot melakukan simulasi perangkat lunak untuk menggerakkan tangan secara cekatan, dan ke depannya dapat dikembangkan untuk tugas-tugas yang lebih kompleks.
Meta juga sempat mempertimbangkan pengembangan robot rumah tangga, seperti yang diberitakan Februari 2025. Namun, rencana tersebut dinilai masih dalam tahap sangat awal.
BACA JUGA: Vivo V60 Lite Meluncur 2 Oktober di Indonesia, Usung Kamera Sony 50MP dan Baterai 6.500 mAh
Meski Meta memilih jalur perangkat lunak, persaingan di sektor robotika terus memanas.
Apple dilaporkan tengah menguji robot rumah tangga dengan lengan bermotor, sementara Tesla rutin memamerkan robot humanoid Optimus, meski dalam skenario terbatas.










