Prabowo Instruksikan Perkuat Tata Kelola Program Gizi Nasional Pasca Kasus Keracunan MBG

Kalimantanlive.com – Presiden RI Prabowo Subianto memerintahkan kementerian dan lembaga terkait untuk memperkuat tata kelola Badan Gizi Nasional (BGN) usai munculnya kasus keracunan pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di beberapa daerah.

Menindaklanjuti arahan tersebut, sejumlah instansi antara lain Kemenko Pangan, Kemendagri, Kementerian Kesehatan, Kantor Staf Kepresidenan, Badan Pengawas Obat dan Makanan, Badan Komunikasi Pemerintah, serta BGN menggelar rapat koordinasi (rakor) di Gedung Kemenkes RI, Jakarta, Minggu (28/9).

BACA JUGA: Wamendikdasmen: Angka Buta Aksara di Indonesia Turun Jadi 0,92 Persen

“Hari ini kita menindaklanjuti petunjuk Bapak Presiden semalam,” kata Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi seusai menghadiri rakor.

Ia menegaskan bahwa pemerintah tengah fokus menangani status Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan MBG di Kabupaten Bandung Barat dan sejumlah daerah lain.

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menambahkan, pemerintah mengambil langkah tegas untuk memastikan keamanan program MBG.