JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kabar terbaru dari Tanah Suci: Indonesia dipastikan kembali mendapat kuota haji sebesar 221.000 jemaah pada tahun 2026, sama persis dengan tahun sebelumnya. Namun, peluang penambahan kuota masih terbuka, tergantung keputusan otoritas Arab Saudi.
Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian mengenai tambahan kuota.
# Baca Juga :TRAGEDI SIDOARJO! Ponpes 3 Lantai Ambruk Saat Pengecoran, 84 Santri Dievakuasi, 1 Tewas Tertimpa Beton
# Baca Juga :TERBONGKAR! Golongan Darah Ini Ternyata Lebih Rentan Kena Stroke Sebelum Usia 60 Tahun
# Baca Juga :Hanya Rp 150 Jutaan! Wuling Binguo S Laris Manis, Terjual 55 Ribu Unit dalam 2 Hari
# Baca Juga :VIRAL! Mahasiswi Cantik di China Diminta Hapus Makeup, Penguji Kaget Ternyata Wajah Asli
“Kalau ada penambahan kita belum tahu. Pihak Arab Saudi menyampaikan bahwa kuota Indonesia kemungkinan tetap. Kalau nanti ada perubahan, tentu akan kita pantau,” ujar Dahnil dalam acara diskusi publik Bersathu di Tangerang, Senin (29/9/2025).
Kuota 2026 Sama dengan Tahun Lalu
Sebelumnya, Dahnil juga memastikan kuota haji Indonesia 2026 tetap berada di angka 221.000 jemaah, dengan rincian:
92% untuk jemaah reguler.
8% untuk jemaah haji khusus.
Aturan ini merujuk pada UU Nomor 8 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.
Tren Kuota Haji Indonesia 10 Tahun Terakhir
Dalam catatan 10 tahun terakhir, Indonesia sempat mencetak rekor tertinggi pada musim haji 1445 H/2024 M, ketika Arab Saudi memberikan tambahan 20.000 kuota, sehingga total mencapai 241.000 jemaah.
Berikut data perjalanan kuota haji Indonesia:
2014–2016: 168.800 jemaah.
2017–2018: 221.000 jemaah.
2019: 231.000 jemaah.
2020–2021: ditiadakan karena pandemi COVID-19.
2022: 100.051 jemaah.
2023: 221.000 jemaah.
2024: 241.000 jemaah.
2025: 221.000 jemaah.
2026: diproyeksikan tetap 221.000 jemaah.







