Indonesia Intensifkan Komunikasi dengan AS soal Udang Tercemar Radioaktif

Investigasi awal menemukan sumber radiasi berasal dari pabrik baja PT Peter Metal Technology (PMT), yang menggunakan bahan baku scrap besi.

Kontaminasi diduga terbawa ke fasilitas pengemasan udang PT Bahari Makmur Sejati (BMS) yang berjarak kurang dari dua kilometer dari pabrik.

Sementara itu, produk udang yang sempat dikirim ke AS sebagian besar sudah dikembalikan ke Indonesia.

BACA JUGA: Mentrans Tawarkan Potensi 154 Kawasan Transmigrasi di World Expo 2025 Osaka

Sebanyak 26 kontainer telah tiba kembali, dengan 18 di antaranya diteliti oleh BRIN di Pelabuhan Tanjung Priok.

Hasil uji menunjukkan kandungan Cs-137 memang ada, tetapi sangat kecil—kurang dari 1 becquerel per kilogram, jauh di bawah ambang batas 500 Bq di Indonesia maupun 1.200 Bq di AS.