JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Isu keracunan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali jadi sorotan publik. Kali ini, mantan Menko Polhukam sekaligus Cawapres 2024, Mahfud MD, mengungkapkan bahwa cucunya sendiri ikut menjadi korban di Yogyakarta.
Pengakuan mengejutkan itu disampaikan Mahfud melalui video berjudul “Bereskan Tata Kelola MBG” di kanal YouTube pribadinya, Rabu (1/10/2025).
# Baca Juga :BMKG Ungkap Rahasia Hujan Kembali Guyur Indonesia: Siklon Tropis Menghilang, Musim Basah Datang!
# Baca Juga :Harga Emas Pegadaian 1 Oktober 2025 Melejit! Galeri24 & Antam Kompak Naik, UBS Malah Terjun Bebas
# Baca Juga :BREAKING NEWS! Gempa Dahsyat Guncang Filipina: 26 Tewas, 147 Luka, Puluhan Bangunan Rata dengan Tanah
# Baca Juga :Mencekam! 91 Santri Diduga Masih Tertimbun Reruntuhan Ponpes Al Khozyni Sidoarjo, Enam Ditemukan Masih Hidup
“Cucu saya juga keracunan. Ya, MBG di Jogja,” ujar Mahfud blak-blakan.
Mahfud menjelaskan, ada dua cucunya yang terkena dampak. Keduanya keracunan setelah menyantap makan siang gratis di sekolah. Dari satu kelas, setidaknya ada delapan siswa yang langsung muntah-muntah.
Salah satu cucu Mahfud harus dirawat hingga empat hari di rumah sakit, sementara yang lainnya hanya mengalami muntah-muntah dan boleh pulang ke rumah.
“Ini bukan soal cucu ponakan atau siapa, tapi nyatanya anak-anak bisa jatuh sakit. Satu sampai dirawat berhari-hari di rumah sakit,” jelas Mahfud.
Kritik untuk Pemerintah
Mahfud turut menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menyebut korban keracunan MBG hanya sekitar 0,0017 persen dari total 30 juta porsi yang sudah dibagikan.
Menurut Mahfud, persoalan ini tidak bisa sekadar dipandang dari sisi angka.







