Kerja sama juga dilakukan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Unit Kesehatan Sekolah (UKS).
Nantinya, materi gizi dan keamanan pangan akan masuk sebagai kurikulum wajib, sekaligus membentuk kesadaran siswa sejak dini.
BACA JUGA: Mentrans Tawarkan Potensi 154 Kawasan Transmigrasi di World Expo 2025 Osaka
“Kita ingin anak-anak lebih peduli terhadap gizi dan pangan,” kata Budi.
Selain itu, Kemenkes melalui dinas kesehatan daerah akan mempercepat penerbitan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan target penyelesaian maksimal satu bulan.










