Ketua DPRD Kotim, Soroti Minimnya Sarana dan Prasarana Serta Keterbatasan Tenaga Guru Daerah Pelosok

SAMPIT, Kalimantanlive.com – Masalah keterbatasan sarana prasarana sekolah dan keterbatasan tenaga guru di daerah pelosok Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah jadi sorotan.

Kali ini, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur atau Ketua DPRD Kotim, Rimbun yang mengaku prihatin adanya ketimpangan sekolah perkotaan dan pelosok.

Kader PDIP Kalteng ini, menungkapkannya kepada media, karena hingga saat ini masih ketimpangan antara sekolah perkotaan dan pelosok di Kotim tersebut.

Rimbun meminta Pemkab Kotim benar-benar serius dalam memperhatikan ketersediaan fasilitas pendidikan dan tenaga pendidik untuk daerah pelosok Kotim tersebut.

Dia menilai keberadaan sekolah rakyat yang diprogramkan pemerintah pusat bisa jadi contoh dalam pemerataan pendidikan untuk werga pelosok dan perkotaan.

Baca Juga :Reses Anggota DPRD Kalteng di Seruyan, Warga Ingin Perbaikan Infrastruktur dan Fasilitas Umum di Perdesaan

Baca Juga :Cegah Kerusakan, Ketua DPRD Kotim Rimbun Minta Alat Berat di Kecamatan Dilakukan Pengawasan

Dia berharap, Program Sekolah Rakyat tersebut harusnya bisa menggerakan pemerintah daerah untuk menghilangkan ketimpangan antara sekolah perkotaan dan pelosok.

“Ini, karena generasi muda di pedalaman harus mendapat perhatian setara dengan yang ada di perkotaan,” tegasnya.

Dia mengharapkan, ketimpangan yang terjadi antara sekolah perkotaan dan pelosok tersebut bisa sesegera mungkin ditangani untuk pemerataan.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan