BANJARBARU, Kalimantanlive.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar Focus Group Discussion (FGD) penyusunan strategi dan kebijakan fiskal daerah bersama bupati dan wali kota se-Kalsel, Kamis (2/10/2025).
Forum ini digelar menyusul penurunan dana transfer pusat ke daerah yang mencapai hampir 50 persen.
BACA JUGA: Gubernur Kalsel Dorong Inovasi Pertanian dan Perkuat Kapasitas Petani Demi Swasembada Pangan
Gubernur Kalsel H. Muhidin menegaskan perlunya penyesuaian prioritas pembangunan agar tetap berjalan meski anggaran terbatas.
“Memang ada pengurangan cukup besar dari pusat, hampir 50 persen. Untuk itu kita harus mengatur kembali prioritas anggaran yang ada,” ujarnya.
Menurutnya, program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat harus diutamakan, sementara pembangunan yang bisa ditunda sebaiknya dijadwalkan ulang. Meski dana transfer berkurang, Pemprov Kalsel memastikan tidak akan menaikkan pajak daerah.
“Masyarakat jangan sampai terbebani. Pemerintah hadir untuk menjaga kesejahteraan mereka,” tegas Muhidin.








