PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah atau Waket DPRD Kalteng, Junaidi menyoroti kejadian keracunan makanan yang menimpa puluhan murid sekolah dasar di Palangkaraya, belum lama tadi.
Kader Partai Demokrat ini mengharapkan kejadian semacam itu tidak boleh terjadi lagi dalam masa berikutnya.
Sehingga semua pihak yang terkait untuk berhati-hati dalam menyuguhkan makanan kepada murid atau siswa di sekolah.
Junaidi tidak hanya menyoroti kejadian keracunan makanan yang terjadi di Palangkaraya saja termasuk hal yang sama juga menimpa siswa diluar Kalteng atau di Pulau Jawa.
Saat dimintai keterangannya, Wakil Ketua III DPRD Kalteng ini, meminta hal tersebut harus jadi perhatian banyak pihak agar tidak terjadi lagi.
“Kejadian itu, jangan terulang. Ini mengingatkan kita agar semua pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Program MBG harus benar-benar berhati-hati dalam menyuguhkan makanan,” ujarnya, Jumat (3/10/2025).
Sekreatri DPD Partai Demokrat Kalteng ini, agar dapur yang menyediakan makanan untuk Program Makan Bergizi Gratis atau MBG tersebut harus lebih berhati-hati.
“Kejadian di Pulau Jawa jangan sampai terjadi di tempat kita, karena jumlah korban keracunan sangat banyak mencapai ribuan orang siswa, ini sangat memprihatinkan,” ujarnya.
Junai panggilan akrabnya, meminta agar yang diperhatikan bukan hanya dari kesehatan makanan atau bahan makanan yang disuguhkan saja, tetapi termasuk tempat pengolahan makanan dan lingkungan dapur juga harus diperhatikan kebersihanya.
“Lingkungan dapur dalam pembuatan makanan juga harus bersih, termasuk untuk pembuangan air maupun lingkungan di dapur yang jadi tempat kegiatan memasak juga harus bersih, juga sarana untuk mamsak,” pintanya.







