“Kalau sekolah rakyat ini bisa berjalan optimal, maka bukan hanya masalah pendidikan yang terbantu, tetapi juga kualitas SDM masyarakat Kalsel di masa mendatang akan meningkat. Ini yang kita harapkan bersama,” ungkap Farhanie.
Farhanie optimistis, pada tahun ajaran 2026 mendatang, sekolah rakyat di Kalimantan Selatan bisa sudah berjalan lebih luas, tidak hanya sebatas rintisan.
“Target kita, semua Kabupaten/Kota memiliki sekolah rakyat masing-masing. Dengan begitu, akses pendidikan semakin merata, dan manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat,” jelasnya.
Kalimantanlive.com/Metro7







