Kabupaten Tabalong yang berdekatan dengan IKN dan berada pada posisi strategis antar provinsi Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, disebutkan memiliki potensi yang sudah tersedia untuk sport tourism. Hanya perlu dikembangkan lebih baik lagi dan dikelola secara professional.
“Hal ini tentunya akan mempercepat Tabalong sebagai destinasi wisata dan ujungnya akan meningkatkan perekonomian Tabalong, Tabalong Smart!,” jelasnya.
Walikota Mataram, H Mohan Roliskana, menyatakan kunjungan Bupati Tabalong dan rombongan semakin mendekatkan hubungan antara Mataram dan Tabalong.
“Ini merupakan hasil dari retret yang menyatukan dua kabupaten berbeda geologis, tetapi punya kesamaan visi,” ucapnya.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Mataram, Cahya Samudra SSTP MH, menjelaskan strategi pengelolaan pariwisata Kota Mataram utamanya dengan prinsip tujuan boleh kelain, tetapi tinggal di Mataram.
Terlebih Kota Mataram satu-satunya daerah otonom berstatus kota di Pulau Lombok. Selebihnya adalah kabupaten, yakni Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Lombok Tengah.









