“Hal tersebut diwujudkan dan ditunjang dengan fokus pembangunan sarana prasarana guna menunjang kota mataram sebagai penyangga ekonomi bagi kabupaten sekitarnya,” lanjut Mohan.
Dijelaskan pula, pengelolaan pariwisata dilakukan oleh Pokdarwis (kelompok sadar wisata) dan Pokmas yang dibentuk khusus melalui Peraturan Walikota.
Penyiapan SDM kepariwisataan melalui pelatihan-pelatihan yang bersertifikasi dan happening tren, diantaranya pelatihan tour guide, pelatihan penggunaan Medsos & pelatihan Barista.
Dikatakannya, pengembangan kepariwisataan tidak mengabaikan pengembangan UMKM, di mana pada setiap destinasi wisata tersedia fasilitas tempat, toko, stand UMKM.
“Sinergi dan kolaborasi lintas sektor dalam pemgembangan kepariwisataan dan investasi, salah satunya dalam Calonder Of Event Kota Mataram. Itu tidak memuat hanya sekadar agenda even pariwisata, tetapi agenda even semua OPD yang mempunyai daya tarik mengundang massa. Setiap OPD adalah pariwisata,” tambahnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat









