Gubernur Muhidin dan Kapolda Kalsel Kunjungi Gudang Bulog, Pastikan Stok Beras SPHP Layak Dilonsumsi Masyarakat

BANJARBARU, Kalimantanlive.com– Gubernur Kalimantan Selatan H Muhidin melakukan monitoring ke Gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan di kawasan Landasan Ulin Banjarbaru, untuk memastikan stok beras layak dikonsumsi masyarakat, Senin (6/10/2025).

Bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan dan Kabinda Kalsel Brigjen Pol. Nurullah, Gubernur H. Muhidin ingin memastikan stok beras Stabilisasi Pasokan Harga Pangan (SPHP) yang ada di gudang Bulog benar-benar layak untuk dikonsumsi masyarakat.

BACA JUGA: HUT ke-499 Kota Banjarmasin, Gubernur Muhidin Sampaikan Harapan Besar untuk Kota Seribu Sungai

“Kami hari ini mendatangi gudang Bulog, untuk melihat ketersediaan stok beras, serta memastikan layak tidaknya kondisi beras yang didistribusikan kepada masyarakat. Karena kemarin, kami mendapat laporan bahwa beras yang diterima masyarakat, tidak layak untuk dikonsumsi. Jadi kami memastikan dengan datang langsung ke gudang beras di Bulog ini,” ucap Gubernur Kalsel, H. Muhidin di sela monitoringnya ke gudang beras Bulog bersama Kapolda dan Kabinda yang didampingi Kakanwil Bulog Kalsel.

Dari pantauan pihaknya, kondisi beras SPHP yang didatangkan dari luar negeri jumlah yang tersisa masih mencapai 13.000 ton ini, saat ini sudah disortir semua, dan siap didistribusikan.

“Dari hasil pantauan kami, beras dari luar Kalsel ini kondisinya bagus, sudah di sortir semua. Masih ada sekitar 13 ribu ton lagi yang harus dihabiskan tahun ini,” jelasnya.

Gubernur H Muhidin meyakini, masyarakat Kalsel kebanyakan lebih menyukai beras lokal (banjar) daripada beras luar. Bahkan menurutnya, Kalsel saat ini mengalami surplus beras.

“Pada dasarnya, kami hari ini mengharapkan penyaluran atau pendistribusian beras SPHP yang merupakan beras kiriman dari luar dan pemerintah pusat, dapat berjalan lancar. Dan kedepan, karena Kalsel surplus beras, mudah-mudahan stok dari petani kita dapat mencukupi kebutuhan beras di masyarakat kita,” ujar Gubernur Kalsel.