Gubernur Muhidin dan Kapolda Kalsel Kunjungi Gudang Bulog, Pastikan Stok Beras SPHP Layak Dilonsumsi Masyarakat

Ditambahkan Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan, pihaknya saling bersinergi terkait penyaluran beras SPHP.

“Kami koordinasi dengan Pak Gubernur dan Kakanwil Bulog, terkait penyaluran beras SPHP ini. Dan sampai akhir tahun 2025 ini, masih terdapat 13ribu ton yang harus disalurkan ke masyarakat,” jelas Kapolda Yudha.

Sementara, disampaikan Kepala Bulog Kanwil Kalsel, Muhammad Akbar Said, target yang ditetapkan sebanyak lebih 25.000 ton beras SPHP yang harus disalurkan ke masyarakat hingga akhir tahun ini.

“Sebenarnya stok beras yang ada di kita saat ini, jumlahnya 29 ribu ton. Terdiri dari 16 ribu ton beras dalam negeri, dan 13 ribu ton, sisa beras impor dari luar negeri tahun 2024 lalu,” jelas Kakanwil Bulog Kalsel.

Tahun 2025 ini menurutnya, tidak adalagi kiriman dari pusat maupun impor, mendatangkan beras dari luar negeri.

“Beras yang jumlahnya masih mencapai 13.000 ton ini, rencananya kami akan salurkan pada kegiatan bantuan pangan dan SPHP, menunggu instruksi dari Badan Pangan Nasional,” ucapnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin bersama Kapolda Kalsel Irjen Pol. Rosyanto Yudha Hermawan dan Kabinda Kalsel Brigjen Pol. Nurullah melakukan monitoring ke Gudang yang langsung disambut oleh Kepala Bulog Kanwil Kalsel, Muhammad Akbar Said, bersama jajarannya.

Dalam pertemuan tersebut banyak hal yang dibahas, baik dari ketersediaan stok beras hingga, kelayakan kondisi beras untuk keamanan dikonsumsi masyarakat Kalsel.

Sumber: Adpim
Seumber: Adpim