HARU SEKALIGUS PILU! Rafi Ditemukan Wafat Dalam Sujud Sambil Peluk Teman yang Diselamatkan di Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Novita berharap tragedi ini menjadi pelajaran besar bagi pengelola pesantren di seluruh Indonesia, agar memperhatikan struktur bangunan yang digunakan untuk santri belajar dan beribadah.

“Kami sudah ikhlas, tapi ingin tahu kejadian sebenarnya seperti apa. Banyak kabar simpang siur, kami ingin kejelasan,” ujarnya tegas.

BNPB: Tragedi Al Khoziny, Bencana Terbesar di 2025

Deputi III Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen Budi Irawan, menyebut tragedi ambruknya Ponpes Al Khoziny sebagai salah satu bencana dengan korban jiwa terbanyak di tahun 2025.

“Korban kali ini cukup besar. Kalau dibandingkan dengan gempa di Poso atau banjir di Bali, tidak ada yang lebih dari 50 korban. Ini sangat banyak,” ungkapnya, Senin (6/10/2025).

Tragedi ini menewaskan 65 orang santri, termasuk Rafi yang wafat dalam sujud terakhirnya—sebuah kisah yang membekas di hati bangsa.

Sujud Terakhir yang Menggetarkan Hati

Kisah Rafi kini viral di media sosial. Warganet ramai menyebutnya sebagai “syahid kecil dari Sidoarjo”, simbol ketulusan dan keberanian seorang santri yang tak hanya berdoa di tengah bencana, tapi juga berkorban untuk sesama.

“Dia sujud di bumi, tapi namanya kini menjulang di langit,” tulis salah satu komentar di media sosial yang mewakili duka jutaan orang Indonesia.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI