LOMBOK UTARA, KALIMANTANLIVE.COM – Petualangan seorang wisatawan asal Belanda, Marinus Johanes (75), di Air Terjun Tiu Kelep, Desa Senaru, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, berakhir tragis. Pria lansia itu terpeleset dan jatuh ke sungai, hingga mengalami patah tulang kaki pada Senin (6/10/2025) sore.
Menurut keterangan pengelola wisata Air Terjun Tiu Kelep, Munawir, kejadian bermula saat korban mencoba menyeberangi aliran sungai di area air terjun. Namun, batuan licin dan berlumut membuat langkahnya tergelincir.
# Baca Juga :TRAGEDI MENGERIKAN DI SULTRA! Suami Sadis Bunuh Istri Gegara Tak Ada Makanan di Rumah
# Baca Juga :DUKA DI MONAS! Prajurit Kostrad Gugur Tragis Jelang HUT ke-80 TNI, Terjatuh dari Atas Tank
# Baca Juga :UPDATE TRAGEDI Runtuhnya Mushala Ponpes Al Khoziny Tewaskan 65 Santri Polda Jatim Pastikan Usut Tuntas!
“Tamu ini jatuh ketika menyeberangi sungai. Karena jembatan tidak ada dan bebatuan sangat licin, dia terpeleset dan jatuh,” ungkap Munawir, Senin (6/10/2025) malam.
Dievakuasi dengan Tandu
Setelah terjatuh, korban mengalami patah tulang di bagian kaki kanan. Pihak pengelola wisata segera memberikan pertolongan pertama, kemudian menggotong korban menggunakan tandu menuju fasilitas kesehatan terdekat.
“Teman-teman pengelola langsung melakukan penyelamatan. Turis dibawa dengan tandu ke Puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis,” tambah Munawir.
Munawir menambahkan, insiden seperti ini bukan pertama kali terjadi di lokasi wisata Air Terjun Tiu Kelep. Dalam beberapa bulan terakhir, dua turis asing juga mengalami kecelakaan serupa akibat minimnya fasilitas pengaman seperti jembatan penyeberangan atau pagar pembatas.







