Microsoft Siapkan Chip AI Sendiri, Siap Jegal Dominasi Nvidia di Dunia Superkomputer!

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM — Peta persaingan dunia kecerdasan buatan (AI) global bakal berubah besar-besaran! Setelah bertahun-tahun bergantung pada chip grafis (GPU) superkuat milik Nvidia, Microsoft kini siap melawan balik dengan chip AI buatannya sendiri.

Langkah ambisius ini menandai babak baru dalam “perang dingin” industri semikonduktor yang tengah memanas di era ledakan komputasi AI.

# Baca Juga :Suzuki V-Strom SX 250 Terbaru Resmi Meluncur! Tampang Lebih Gahar, Harga Cuma Rp 36 Jutaan!

# Baca Juga :BBM Pertamina Mengandung Etanol 3,5%! Apakah Bikin Boros atau Justru Lebih Irit? Begini Kata Ahli

# Baca Juga :DRAMA DI JOHAR BARU! Ayah 58 Tahun Ditusuk Saat Lerai Anak Berkelahi Soal HP, Polisi: Tak Bisa Ditoleransi!

# Baca Juga :WARGA KOMPAK BATUK-PILEK! Dokter Paru Bongkar Pemicu Utamanya: Cuaca Gila & Virus Ganda!

Chief Technology Officer (CTO) Microsoft, Kevin Scott, mengungkapkan pihaknya sedang mengembangkan chip AI internal untuk mengurangi ketergantungan pada vendor eksternal seperti Nvidia dan AMD.

“Kami tidak lagi bergantung pada satu jenis akselerator AI. Kami akan memilih solusi terbaik dari sisi harga dan performa,” ujar Scott dalam sesi diskusi di Italian Tech Week, dikutip dari Techspot, Rabu (8/10/2025).

Selama ini, GPU Nvidia menjadi tulang punggung pelatihan model AI besar, termasuk ChatGPT milik OpenAI — yang notabene merupakan mitra utama Microsoft. Namun kini, raksasa Redmond itu tampaknya ingin mengambil alih kendali penuh atas infrastruktur AI-nya sendiri.

Microsoft diketahui tengah mengembangkan dua prosesor internal, yakni:

Cobalt CPU, berbasis arsitektur Arm untuk efisiensi tinggi, dan

Maia AI Accelerator, chip khusus untuk beban kerja kecerdasan buatan skala besar.

Scott memastikan bahwa generasi penerus kedua chip tersebut kini sudah dalam tahap pengembangan, meski belum dibocorkan detail teknisnya. Langkah ini diyakini sebagai upaya strategis untuk mengontrol seluruh rantai teknologi AI dari hulu ke hilir.

Data Center Superkuat & Pendingin Mikrofluida

Tak berhenti di chip, Microsoft juga berencana membangun pusat data AI terkuat di dunia, yang disebut-sebut bakal menyaingi superkomputer terbaik saat ini.

Untuk mendukung performa ekstrem chip AI generasi baru, Microsoft tengah menguji teknologi pendingin mikrofluida (microfluidic cooling) — sistem yang mampu menstabilkan suhu chip pada beban kerja berat tanpa kehilangan efisiensi daya.