Dengan mengusung tema “Anak Hebat, Banua Kuat Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan ini menegaskan pentingnya peran anak-anak sebagai generasi penerus dan harapan masa depan bangsa.
BACA JUGA: Pemkot Banjarbaru Buka Pelatihan Serentak bagi 131 Pencari Kerja
Gubernur Muhidin menegaskan bahwa peringatan HAN menjadi momentum untuk memperkuat komitmen semua pihak dalam memenuhi hak anak untuk hidup, tumbuh, berkembang, serta terlindungi dari segala bentuk diskriminasi dan kekerasan.
“Kita harus memastikan anak-anak tumbuh di lingkungan yang layak, bersekolah, memiliki akta kelahiran, serta kesempatan untuk bermain dan berpendapat,” ujarnya.
Ia juga mengajak pemerintah daerah dan masyarakat untuk terus berupaya mewujudkan generasi yang beriman, unggul, dan berakhlak mulia.
Dalam kesempatan itu, Gubernur didampingi para Bupati/Wali Kota serta Ketua TP-PKK se-Kalsel di atas panggung, menegaskan pentingnya dukungan terhadap kreativitas dan inovasi anak di masing-masing daerah.
Menariknya, dalam acara tersebut Gubernur Muhidin juga berkesempatan melakukan panggilan video dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Arifah Fauzi, melalui Deputi Pribudiarta. Menteri Arifah menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemprov Kalsel dalam perlindungan dan pemenuhan hak-hak anak.
Peringatan HAN 2025 juga diisi dengan pengukuhan Ayah dan Bunda Forum Anak Daerah (FAD) bagi Gubernur, Bupati/Wali Kota, serta Ketua TP-PKK se-Kalsel, disertai penyerahan penghargaan kepada kabupaten/kota yang berprestasi dalam perlindungan dan pemenuhan hak anak.
Sumber: MC Bjb









