AMARAH MASSA MEMUNCAK! Rumah Brigadir Riska, Tersangka Kematian Brigadir Esco, Dirusak Warga — Polisi Siaga di Lombok Barat!

Polisi Kewalahan, TNI-Polri Kini Siaga Ketat

Meski aparat kepolisian sudah berada di lokasi sejak awal, jumlah massa yang jauh lebih banyak membuat mereka tak mampu mengendalikan situasi.

“Polisi sudah tahu isu ini, tapi jumlah mereka sedikit. Massa lebih banyak,” kata Rizal.

Kini, aparat TNI dan Polri dikerahkan untuk berjaga-jaga di sekitar kawasan Nyiur Lembang guna mencegah aksi lanjutan.

Kepala Bidang Humas Polda NTB, Kombes Pol Mohammad Kholid, menegaskan bahwa pihaknya langsung turun tangan untuk menangani kasus ini.

“Polres Lobar langsung turun untuk tangani,” ujarnya singkat melalui pesan kepada KalimantanLive.com.

Kholid juga memastikan proses hukum terhadap tersangka Brigadir Riska dan kasus perusakan rumahnya akan berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Warga Masih Cemas, Polisi Diminta Tambah Pengamanan

Pasca-kejadian, warga Dusun Nyiur Lembang mengaku khawatir akan aksi susulan.

“Kami minta kepolisian tingkatkan pengamanan. Warga di sini sudah mulai resah,” ujar Rizal.

Sementara itu, kondisi rumah Brigadir Riska kini telah dipasangi garis polisi baru. Ironisnya, rumah itu sebelumnya memang sudah disegel karena masih dalam tahap penyelidikan kematian Brigadir Esco.

Hingga Rabu malam, suasana di Lembar masih tegang. Lampu-lampu rumah warga banyak yang dimatikan, dan petugas berjaga hingga dini hari.
Kasus ini kini menjadi sorotan publik nasional, terutama karena melibatkan dua anggota kepolisian aktif.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI