“Kami sangat berterima kasih kepada DP3AP2KBPMD atas kepercayaannya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa dapat berperan aktif sekaligus belajar langsung di lapangan untuk mendukung upaya penurunan stunting di Balangan,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Ia menambahkan, kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga bentuk nyata dari pengabdian kepada masyarakat.
BACA JUGA: Polres Balangan Tanam Jagung Serentak Kuartal IV, Dukung Swasembada Pangan Nasional
“Program ini bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan bagian dari tanggung jawab sosial perguruan tinggi. Edukasi tentang stunting kepada remaja merupakan cara efektif untuk menanamkan kesadaran gizi sejak dini melalui pendekatan yang kreatif dan komunikatif,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi dan pencegahan stunting semakin meningkat, serta memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah dalam membangun generasi Balangan yang sehat dan berkualitas.
(Kalimantanlive.com/Kamil)









