ISTANBUL, Kalimantanlive.com — Israel mulai menarik pasukannya secara bertahap dari Jalur Gaza pada Jumat (10/10/2025) dan diperkirakan akan selesai melakukan penarikan penuh dalam 24 jam ke depan, menurut laporan media setempat.
Langkah ini merupakan bagian dari rencana perdamaian yang diusulkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk mengakhiri konflik berkepanjangan di wilayah Palestina yang diblokade tersebut.
BACA JUGA: Hamas Tekankan Akhiri Perang dan Penarikan Pasukan Israel dalam Negosiasi di Mesir
“Dalam 24 jam ke depan, tentara Israel akan menyelesaikan penarikan dari sejumlah wilayah di Jalur Gaza hingga mencapai garis kuning, sebagaimana disepakati dalam rencana Trump antara Israel dan Hamas,” demikian laporan Channel 12.
Pasukan Israel disebut akan mundur ke arah timur dari Rafah dan Khan Yunis di selatan, serta dari wilayah utara Gaza hingga mendekati perbatasan dengan Israel.
Sebelumnya, pada Kamis pagi, Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah mencapai kesepakatan tahap pertama terkait gencatan senjata dan pertukaran tawanan.
Kesepakatan tersebut dicapai melalui perundingan tidak langsung di Sharm el-Sheikh, Mesir, dengan melibatkan delegasi dari Turki, Mesir, dan Qatar, di bawah pengawasan Amerika Serikat.







