“Kalimantan Selatan memiliki warisan budaya yang kaya, namun perlu langkah nyata untuk melestarikan dan mengembangkannya. Karena itu, kami menilai sudah saatnya Kalsel memiliki Dinas Kebudayaan yang berdiri sendiri agar arah pembangunan kebudayaan lebih terarah dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Drs. Budi Husada menyambut baik kunjungan DPRD Kalsel dan menyampaikan kesiapan Yogyakarta untuk berbagi pengalaman.
BACA JUGA: Komisi I DPRD Kalsel Dorong PADes Angsana Lewat Sektor Pariwisata
“Jogjakarta selalu terbuka untuk bekerja sama. Kami percaya kebudayaan bukan sekadar warisan masa lalu, tetapi sumber inspirasi bagi pembangunan masa depan,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Dinas Kebudayaan DIY juga memaparkan berbagai program unggulan, mulai dari pelestarian situs sejarah dan cagar budaya, pengembangan seni pertunjukan, pendidikan budaya di sekolah, hingga pemberdayaan komunitas seni.
Kedua pihak turut berdiskusi mengenai tantangan pelestarian budaya di era modern, terutama menghadapi pergeseran nilai akibat kemajuan teknologi dan globalisasi.
Melalui kunjungan ini, Komisi IV DPRD Kalsel berharap dapat memperkuat arah kebijakan kebudayaan di daerah serta mendorong sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku budaya dalam menjaga serta memajukan identitas kebudayaan Banua.
Sumber: DPRD Kalsel







