JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM — Kabar gembira bagi pecinta otomotif Tanah Air! Toyota Veloz Hybrid dikabarkan siap meluncur dalam waktu dekat di Indonesia.
Setelah lama menjadi rumor, kini persiapan mobil keluarga ramah lingkungan ini disebut sudah hampir rampung dan tinggal mendarat di tanah air.
Kode Misterius “W102RE” Ungkap Kehadiran Veloz Hybrid
#baca juga:Timnas Indonesia Pakai Jersey Merah Hadapi Irak di Kualifikasi Piala Dunia 2026
#baca juga:Harga Emas Melesat Lagi, Nyaris Pecahkan Rekor Tertinggi! Ini Daftar Lengkap Terbaru Hari Ini
#baca juga:HEBOH! Pria Coba iPhone 17 Pro Max Palsu Cuma Rp1,9 Juta — Mirip Asli Tapi Isinya Bikin Syok!
#baca juga:Potongan Tubuh Santri Ponpes Al Khoziny Akhirnya Teridentifikasi, bu Korban Alami Syok Berat
Isu kemunculan Veloz Hybrid menguat setelah munculnya kode kendaraan baru “W102RE” di laman Samsat DKI Jakarta.
Kode tersebut mencantumkan dua varian:
1.5Q HV CVT
1.5Q HV CVT TSS
Dua kode itu diyakini merupakan tipe Toyota Veloz bermesin hybrid, dengan tambahan fitur Toyota Safety Sense (TSS) pada varian tertinggi.
Toyota: “Persiapannya Sudah Jauh, Tinggal Mendarat”
Wakil Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, mengonfirmasi bahwa persiapan peluncuran Veloz Hybrid sudah mencapai tahap akhir.
“Aman soal persiapan Veloz Hybrid. Sudah jauh. Tinggal mendarat saja,”
ujar Bob Azam kepada wartawan di Karawang, Jawa Barat.
Namun, ia belum mengungkapkan detail kapan model tersebut akan resmi diluncurkan ke publik.
Toyota tampak masih ingin menjaga kejutan besar menjelang pengumuman resminya.
Bocoran lain menyebut Toyota telah menyiapkan jalur produksi khusus di pabrik mereka, termasuk fasilitas perakitan baterai yang akan menopang lini kendaraan hybrid dan elektrifikasi masa depan.
Langkah ini menunjukkan komitmen kuat Toyota terhadap transformasi menuju mobilitas hijau, sejalan dengan tren global otomotif yang semakin ramah lingkungan.
Penjualan Mobil Hybrid Toyota Melejit!
Toyota mencatat lonjakan signifikan di segmen kendaraan hybrid sepanjang tahun 2025.
Hingga Agustus 2025, sebanyak 56% dari total pasar mobil hybrid nasional dikuasai oleh merek berlogo oval biru ini.







