Pengunjuk rasa menuntut pengelolaan lahan sawit sitaan Satgas PKH oleh PT Agrinas tidak diberikan dengan pihak luar tetapi lebih memperhatikan nasib warga lokal.
Pengunjuk rasa juga mendesak agar Pemkab Kotim dan DPRD setempat mendukung aspirasi mereka untuk memperjuangkan nasib mereka yang selama ini mengelola lahan tersebut hingga menghasilkan. (*)
Kalimantanlive.com / Pathur
EDITOR : Pathrurrachman







