“Saya minta teman-teman Exco berani ambil sikap tegas. Saya ikut dari Round 1, TC, dan semua prosesnya. Saya tahu apa yang terjadi di tim ini,” ujar Sumardji di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (13/10).
Harapan tinggi publik terhadap Garuda yang sempat membara di era Shin Tae-yong kini berubah menjadi frustrasi kolektif. Banyak fans menilai Indonesia bukan hanya kalah di lapangan, tapi juga dalam manajemen dan kebijakan sepak bola nasional.
Kini, pertanyaannya menggantung di udara:
Jika Kluivert berani bertanggung jawab, apakah PSSI juga siap melakukan hal yang sama?
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







