JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Mimpi Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2026 resmi kandas! Setelah dua kekalahan beruntun di Round 4 — 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak — skuad Garuda kini terdampar di dasar klasemen Grup B.
Pelatih Patrick Kluivert langsung mengaku bertanggung jawab penuh atas kegagalan ini, namun sorotan publik justru tertuju ke PSSI dan Ketua Umum Erick Thohir.
# Baca Juga :FANTASTIS! Gaji Patrick Kluivert di Timnas Indonesia Rp18 Miliar Setahun, Tapi Gagal
# Baca Juga :Beckham Putra Panaskan Duel Indonesia vs China: Siap Ukir Debut dan Buktikan Diri ke Patrick Kluivert!
# Baca Juga :Jelang Duel Panas Lawan China, Patrick Kluivert Pastikan Timnas Indonesia Tampil Percaya Diri di GBK!
# Baca Juga :Asnawi Mangkualam ‘Turun Gunung’ ke SSB Makassar, Masih Dinanti Panggilan Patrick Kluivert ke Timnas!
Kluivert: “Saya Bertanggung Jawab Penuh”
Kekalahan demi kekalahan membuat pelatih asal Belanda itu menulis pernyataan menyentuh di akun Instagram pribadinya.
“Saya merasakan kepedihan dan kekecewaan yang sama seperti kalian. Kekalahan melawan Arab Saudi dan Irak adalah pelajaran pahit, tapi juga pengingat betapa tingginya impian kita bersama. Sebagai pelatih kepala, saya bertanggung jawab penuh,” tulis Kluivert.
Sejak ditunjuk menggantikan Shin Tae-yong (STY) pada Januari 2025, Kluivert telah memimpin enam laga kualifikasi, dengan hasil:
4 kali kalah
2 kali menang
5 gol dicetak
15 gol kebobolan
Catatan itu membuat publik makin kecewa, apalagi di era STY, Indonesia dianggap sedang “on track” menuju level Asia.
Publik Soroti Erick Thohir dan PSSI
Pergantian pelatih yang dilakukan Erick Thohir di awal 2025 kini dinilai sebagai keputusan blunder. Banyak netizen menilai Kluivert datang tanpa fondasi kuat, sementara performa Garuda justru menurun drastis.
Erick sendiri sempat meminta maaf di media sosial usai kekalahan dari Irak, namun publik menilai permintaan maaf itu belum cukup karena tak disertai tanggung jawab konkret.
“Risiko tentu ada, tapi lebih baik ambil risiko daripada menyesal di kemudian hari. Kita mencari figur yang bisa memberi ekstra effort dalam komunikasi dan taktik,” ujar Erick awal tahun ini.
Kini, risiko itu benar-benar datang — dan menghancurkan mimpi Garuda.
Exco PSSI Akan Gelar Evaluasi Besar
Sementara itu, Sumardji, manajer Timnas Indonesia sekaligus anggota Exco PSSI, memastikan evaluasi total akan dilakukan segera.
Ia menegaskan PSSI harus berani bersikap tegas dalam mengambil keputusan atas hasil mengecewakan ini.










