Kotim Bakal Miliki Smelter Tambang, Anggota DPRD Kalteng Minta Tetap Perhatikan Kelestarian Alam

PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – Rencana masuknya investasi berupa pembangunan smelter tambang di Kecamatan Pulau Hanaut Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah jadi sorotan.

Salah satunya sorotan yang disampaikan Anggota DPRD Kalteng, Agie yang meminta dalam pembangunan smelter tambang tersebut haru memperhatikan kelestarian alam dan lingkungan.

Bupati Kotawaringin Timur, H Halikinnor belum lama tadi mengungkapkan, akan ada investor tambang yang akan membangun smelter tambang di Pulau Hanaut.

Menurut Orang nomor satu di Kotim ini, rencana investasi pembangunan smelter di Pulau Hanaut tersebut tidak tanggung-tanggung hingga mencapai Rp160 Triliun.

Rencana pembangunan smelter Bauksit di Pulau Hanaut, Kotawaringin Timur, tersebut akan dilaksanakan oleh investor asing dari Tiongkok.

Sedangkan, investasi yang akan masuk tersebut diperkirakan mencapai Rp160 triliun yang akan dilaksanakan secara bertahap.

Informasi terhimpun menyebutkan, direncanakan proyek pembangunan smelter di Pulau Hanaut tersebut akan mengolah berbagai jenis hasil tambang seperti bauksit, silika, dan batubara.

Menanggapi rencana masuknya investasi raksasa di Kabupaten Kotim tersebut, didukung Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah, Agie.

Baca Juga :Serap Banyak Tenaga Kerja, Waket DPRD Kotim Ajak Warga Pulau Hanaut Sambut Positif Pembangunan Smelter Bauksit

Baca Juga :Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Anggota DPRD Kalteng Minta Percepatan Pembangunan Jalan Produksi Pertanian

Karena ungkap dia, proyek tersebut jika nantinya benar akan beroperasi di Kotim akan mendorong pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah atau PAD Kotim.

“Setiap investasi yang masuk ke dalam satu daerah tentu diharapkan akan membawa dampak positif bagi kemajuan ekonomi masyarakat setempat,” ujarnya, kemarin.