Meski Penghematan Anggaran, Ketua DPRD Kotim Minta Infrastruktur Pelosok Tetap Jadi Prioritas

SAMPIT, KALIMANTANLIVE.COM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur atau DPRD Kotim, belum lama ini menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian hasil reses perseorangan.

Dalam rapat peripurna DPRD Kotim tersebut, masing-masing juru bicara Dapil Kotim menyuarakan usulan masyarakat yang mereka tampung.

Hadir dalam rapat paripurna tersebut, Wakil Bupati Kotim Irawati, juga hadir Ketua DPRD Kotim Rimbun dan unsur pimpinan dewan lainnya.

Dari semua usulan yang disampaikan di dalam rapat paripurna dewan tersebut, rata-rata masyarakat menghendaki agar dilakukan perbaikan jalan atau indfrastruktur di daerah pinggiran..

Ini seperti yang diungkapkan, Andi Lala, kader Partai Gerindra yang masuk dalam Dapil Kotim V yang mengungkapkan, usulan perbaikan insfastruktur diharapkan masyarakat dalam dapilnya saat dilaksanakan reses perseorangan.

Hal yang sama juga diungkapkan, Chindy Maulidtika Yunifa (Gerindra) dari Dapil I yang juga mengungkapkan masalah infrasteruktur juga jadi usulan masyarakat di dapilnya.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Kotim, Rimbun meminta kepada Bupati Kotim atau pemerintah Kotim untuk bisa mengakomudir usulan masyarakat dari hasil reses anggotanya tersebut.

Dia mengatakan, meskipun saat ini Kotim juga melakukan pengehematan atau efisiensi anggaran sesuai kebijakan pemerintah pusat.

Baca Juga :Soal Dana Pokir Anggota Dewan Tahun 2025, Ketua DPRD Kotim Rimbun Beri Penjelasan

Baca Juga :PBS Belum Kantongi HGU Jadi Sorotan, Ketua DPRD Kotim Minta Pemkab Optimalkan PAD

Baca JugaKunjungi DLH Kalteng, Komisi II DPRD Kotim Diskusi Soal Pengelolaan Sampah

Namun dia meminta, masalah perbaikan infrastruktur di pinggiran  juga masuk dalam program yang prioritas untuk direalisasikan dalam anggaran tahun 2025.

“Masalah infrastruktur memang banyak yang jadi usulan masyarakat, sehingga saya berharap ini menjadi program prioritas untuk pembangunan tahun 2025 ini,” pintanya,, belum lama tadi.