Konteks Politik Membara
Pertandingan itu digelar di tengah kecaman global terhadap agresi militer Israel di Gaza, yang telah menewaskan lebih dari 67 ribu jiwa, sebagian besar anak-anak dan perempuan.
Norwegia dikenal sebagai negara yang vokal menentang kekerasan Israel, bahkan banyak pemain dan suporter mereka secara terbuka menyuarakan solidaritas untuk Palestina.
Namun langkah itu kini membenturkan sepak bola dengan politik internasional — sesuatu yang selalu menjadi ranjau bagi FIFA.
“Haaland Mencetak Gol, Tapi Suporter Mencetak Sejarah”
Meski kemenangan besar ini menegaskan kualitas Norwegia di lapangan, dunia justru membicarakan suara moral dari tribun Oslo.
FIFA berada dalam dilema besar: menegakkan aturan disiplin, atau menghadapi badai kritik karena dianggap membungkam solidaritas kemanusiaan.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







