Ganggu Ketertiban dan Resahkan Warga Sampit, Anggota DPRD Kotim Soroti Maraknya Aksi Balapan Liar

SAMPIT, Kalimantanlive.com – Aksi balapan liar atau Bali tampak marak dibeberapa tempat di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah.

Balapan liar yang dilakukan sekelompok remaja dibeberapa lokasi seperti di kawasan Terowongan Nur Mentaya, maupun di Jalan Sumekto dan Jalan Pelita Barat juga sejumlah jalan protokol di Sampit.

Aksi Bali tersebut meresahkan warga yang sedang berkendaraan di sekitar lokasi tersebut. Bukan hanya itu, warga yang bermukim di sekitar kawasan tersebut juga merasa terganggu dengan maraknya aksi Bali tersebut.

Sehingga, menjadi sorotan kalangan Anggota DPRD Kotim yang banyak mendapat informasi dari masyarakat terkait maraknya aksi balapan liar yang meresahkan tersebut.

Anggota DPRD Kotim, Abdul Kadir menyoroti maraknya anak muda yang menggunakan jalan umum sebagai arena balapan liar.

Bukan hanya itu saja, suara kendaraan dengan suara bising knalpot brong sangat mengganggu ketertiban dan keselamatan pengendara yang ada disekitarnya.

Baca Juga :APBD Kotim Tahun 2026 Rp1,94 Triliun, Wabup Irawati Tegaskan Pembangunan Berdampak untuk Masyarakat Diprioritaskan

Baca Juga :Dikukuhkan Sebagai Ketua Partai NasDem Kotim, Syahbana Akan Evaluasi Struktur Pengurus dan Segera Susun Program Kerja

Dia meminta aparat terkait untuk bertindak tegas terhadap pelaku balapan liar yang meresahkan warga tersebut.

“Saya berharap pengawasan aparat jangan kendor termasuk masyarakat juga jangan pasif, karena masalah ini juga jadi tanggung jawab berasama,” ujar H Adul panggilan akrab politisi Partai Golkar ini, Rabu (15/10/2025).

Abdul Kadir mengimbau, sinergi antara warga, pemerintah daerah, dan aparat keamanan perlu diperkuat melalui patroli gabungan.

Posting Terkait

Jangan Lewatkan