Mic Masih Hidup! Prabowo Ketahuan Ngobrol dengan Donald Trump soal Anak dan Bisnis? Ini Penjelasan Menlu RI!

SHARM EL SHEIKH, KALIMANTANLIVE.COM — Dunia diplomasi dibuat heboh setelah mikrofon Presiden Prabowo Subianto tanpa sengaja masih menyala saat dirinya berbincang santai dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di sela-sela KTT Perdamaian Gaza di Mesir, Senin (13/10/2025).

Rekaman percakapan itu beredar luas dan menimbulkan spekulasi. Dalam rekaman yang dikutip Reuters, Prabowo terdengar meminta bantuan Trump untuk mengatur pertemuan dengan anaknya, Eric Trump, yang juga merupakan petinggi Trump Organization, perusahaan properti raksasa milik keluarga Trump.

#baca juga:BREAKING NEWS Cuaca Kalsel & Kalteng Rabu 15 Oktober 2025: Waspada Hujan Petir di Sejumlah Wilayah

#baca juga:Ternyata Presiden Prabowo Hitung Sendiri Menu Makan Bergizi Gratis! Rp 10.000 Bisa Dapat Ayam dan Telur!

#baca juga:Malaysia Mengamuk! Hajar Laos 5-1, Siap Salip Indonesia di Ranking FIFA!

#baca juga:Pendapatan Kalteng Anjlok! Gubernur Agustiar Sabran Ultimatum Perusahaan Tambang & Perkebunan: “Kalau Bandel, Izin Dicabut!”

Keduanya tampak berbincang di belakang podium usai Trump menyampaikan pidato. Mereka diduga tidak menyadari bahwa mikrofon di sekitar area masih aktif dan merekam seluruh percakapan.

Isi Rekaman yang Bikin Heboh

Dalam rekaman tersebut, Prabowo terdengar berkata kepada Trump:

“Bisakah saya bertemu Eric?”

Trump lalu menjawab santai:

“Saya akan meminta Eric menelepon. Haruskah saya melakukannya? Dia anak yang baik.”

Prabowo kemudian menimpali:

“Kita akan mencari tempat yang lebih baik.”

Trump menutup percakapan dengan menjawab:

“Saya akan meminta Eric menelepon Anda.”

Tak berhenti di situ, Prabowo juga sempat menyebut nama anak pertama Trump, Donald Trump Jr., dengan mengatakan:

“Eric atau Don Jr.”

Meski terdengar ringan, rekaman itu memunculkan berbagai tafsir, terutama soal kemungkinan adanya pembahasan bisnis di sela agenda diplomatik.

Menlu RI Buka Suara: “Itu Obrolan Biasa Antarteman”

Menanggapi isu ini, Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, meminta publik untuk tidak membesar-besarkan isi percakapan tersebut. Menurutnya, berbincang antar kepala negara secara informal adalah hal yang lumrah.

“Biasa kan ya Pak Presiden berbicara dengan kepala negara lain, berdua-berdua itu biasa,” ujar Sugiono di Jakarta, Selasa (14/10/2025).

Sugiono menegaskan hubungan antara Prabowo dan Trump memang sudah terjalin cukup dekat sejak lama, sehingga wajar bila percakapan berlangsung lebih santai.

“Karena dua-duanya juga teman lah ya,” katanya.

Saat ditanya apakah benar Prabowo meminta pertemuan dengan Eric Trump, Sugiono menjawab diplomatis:

“Saya tidak tahu isi pembicaranya apa. Bisa jadi macam-macam. Pak Presiden juga sering berbicara santai dengan banyak kepala negara.”

Ia menambahkan, jika memang ada hal penting yang berkaitan dengan kerja sama resmi, Kementerian Luar Negeri pasti akan dilibatkan secara formal.

Tentang Trump Organization dan Jejak Bisnisnya di Indonesia

Sebagai informasi, Trump Organization merupakan perusahaan keluarga yang bergerak di bidang properti mewah, hotel, resor, dan lapangan golf di berbagai negara.
Perusahaan ini juga memiliki beberapa proyek besar di Indonesia, termasuk Trump International Golf Club Lido di Kabupaten Bogor yang diresmikan Eric Trump pada 7 Maret 2025 bekerja sama dengan MNC Group milik Hary Tanoesoedibjo.