Sementara itu, penerimaan bea masuk mencapai Rp36,6 triliun atau 69,2 persen dari target, namun turun 4,6 persen akibat penurunan tarif impor sejumlah komoditas pangan dan meningkatnya pemanfaatan perjanjian perdagangan bebas (FTA).
Suahasil menambahkan, meski ada tekanan dari sisi bea masuk, kinerja kepabeanan dan cukai secara keseluruhan tetap positif berkat peningkatan impor barang modal, investasi, serta optimalisasi pengelolaan penerimaan cukai hasil tembakau.
Sumber: Antaranews







