KALIMANTANLIVE.COM – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap kelompok Hamas, terkait implementasi kesepakatan gencatan senjata Gaza. Trump menegaskan bahwa AS tidak akan ragu menggunakan kekuatan jika Hamas menolak untuk melucuti seluruh persenjataannya.
“Mereka (Hamas) akan melucuti senjata, karena mereka mengatakan akan melucuti senjata,” kata Trump dalam pernyataannya yang dikutip dari AFP dan The Hill, Rabu (15/10/2025).
# Baca Juga :BREAKING NEWS! Kapal Tanker MT Federal II Meledak Lagi di Batam: 10 Tewas, 18 Luka-Luka
# Baca Juga :Review Realme 15 Pro 5G: Desain Tipis, Baterai Monster, Kamera Glowing Temani Malammu!
# Baca Juga :Prabowo di Panggung Dunia! Kehadiran di KTT Gaza Bukti Indonesia Tak Lagi Sekadar Penonton, tapi Penentu Perdamaian!
# Baca Juga :Taylor Swift Siapkan Kejutan Akhir Tahun! Film Konser & Serial Dokumenter “The Eras Tour” Siap Tayang Eksklusif
Trump menambahkan, jika Hamas tetap menolak melucuti senjata, maka AS akan mengambil tindakan langsung.
“Jika mereka tidak melucuti senjata, kita yang akan melucuti senjata mereka,” tegas Trump dalam pernyataan pada Selasa (14/10) waktu setempat.
“Saya Sudah Peringatkan Hamas”
Dalam keterangannya, Trump mengklaim telah mengirimkan pesan tegas kepada pihak Hamas melalui perantara tingkat tinggi.
“Saya berbicara kepada Hamas dan saya berkata, ‘Kalian akan melucuti senjata’, dan mereka berkata, ‘Iya, Pak, kami akan melucuti senjata’,” ujar Trump.
Meski mengaku tidak berbicara langsung dengan perwakilan Hamas, Trump menegaskan bahwa komunikasi dilakukan melalui orang-orang kepercayaannya di level tertinggi.
“Mereka tahu saya tidak main-main. Itu akan terjadi dengan cepat, dan mungkin dengan kekerasan,” imbuhnya tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Trump Rayakan Gencatan Senjata Gaza
Pernyataan tegas Trump ini muncul sehari setelah kunjungan singkatnya ke Israel dan Mesir, dalam rangka merayakan kesepakatan gencatan senjata Gaza yang ia mediasi.
Pasca tercapainya kesepakatan tersebut, Hamas dan Israel telah melakukan pertukaran sandera dan tahanan, namun kini muncul pertanyaan baru tentang tahap selanjutnya dalam rencana perdamaian Gaza yang diusulkan Trump.
Hamas hingga kini masih menolak untuk melucuti senjata, meski hal itu menjadi syarat utama tahap kedua dari rencana perdamaian 20 poin yang diusulkan oleh Trump.







