Ammar Zoni Dipindahkan ke Nusakambangan! Diduga Edarkan Narkoba dari Dalam Rutan Salemba

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Aktor Ammar Zoni kembali menjadi sorotan publik. Setelah berkali-kali tersandung kasus narkoba, kini ia dipindahkan ke Lapas Super Maksimum Security Nusakambangan.

Langkah tegas ini diambil oleh Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) setelah Ammar Zoni dan lima warga binaan lainnya diduga terlibat dalam peredaran narkoba di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba, Jakarta Pusat.

# Baca Juga :YouTube Down Pagi Ini! Pengguna di Indonesia & Dunia Tak Bisa Putar Video

# Baca Juga :WOW! Prabowo Gebrak Dunia, Pamer Ekonomi RI Tumbuh 5%! Klaim Bisa Capai 8% Berkat MBG!

# Baca Juga :SUPER BIG MATCH! Persebaya vs Persija Panaskan Pekan ke-9 Super League 2025–2026! Siapa yang Akan Berjaya?

# Baca Juga :JELANG BIG MATCH! Luke Shaw Tantang Anfield: Bruno Fernandes Siap Tuntaskan Dendam Penalti!

“Ini bukti nyata bahwa peringatan Bapak Menteri dan Pak Dirjen bukan sekadar wacana. Siapa pun yang masih berani bermain dengan narkoba, akan kami tindak tegas,” ujar Rika Aprianti, Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pemasyarakatan, dalam keterangan tertulis, Kamis (16/10/2025).

Proses pemindahan dilakukan pada dini hari dengan pengamanan super ketat. Rombongan dijaga oleh petugas Pengamanan Intelijen dan Kepatuhan Internal Ditjenpas, dibantu anggota Polres Jakarta Timur, Mabes Polri, dan petugas Pemasyarakatan Jakarta.

Ammar Zoni bersama lima narapidana lainnya tiba di Nusakambangan sekitar pukul 07.43 WIB dan langsung ditempatkan di Lapas Super Maksimum Security Karang Anyar.

“Pemindahan ini dilakukan sesuai SOP, demi menjaga keamanan dan memastikan pembinaan berjalan maksimal,” tambah Rika.

Komitmen “Zero Narkoba” di Lapas dan Rutan

Kepala Kanwil Ditjenpas DKI Jakarta, Heri Azhari, menegaskan bahwa langkah ini menjadi bukti komitmen jajarannya untuk mewujudkan “Zero Narkoba” di seluruh lapas dan rutan.

“Seperti yang sering diingatkan Pak Menteri dan Pak Dirjenpas, zero narkoba adalah harga mati. Ini jadi alarm bagi kami semua untuk terus waspada dan bertindak cepat,” tegas Heri.

Ditjenpas mencatat, hingga saat ini lebih dari 1.500 warga binaan berstatus high risk telah dipindahkan ke Nusakambangan sebagai bagian dari upaya bersih-bersih lapas dari peredaran narkotika.