Kalimantanlive.com – Pemerintah melalui Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) tengah mengembangkan wisata gastronomi berbasis UMKM hingga ke tingkat perdesaan guna memperkuat potensi ekonomi lokal sekaligus memperluas pasar di dalam dan luar negeri.
“Kami akan fokus membangun serta mendorong pertumbuhan desa wisata,” ujar Menteri UMKM Maman Abdurrahman saat membuka Tourism, Gastronomy, and Destination International Conference (TGDIC) 2025 di Nusa Dua, Badung, Bali, Jumat (17/10).
BACA JUGA: Penerimaan Bea dan Cukai Capai Rp221,3 Triliun Hingga September 2025
Saat ini, Indonesia memiliki sekitar 6.156 desa wisata yang dinilai berpotensi besar mengembangkan wisata gastronomi melalui konsep desa percontohan dan program prioritas.
Menurut Maman, gastronomi yang berkaitan erat dengan kuliner menjadi salah satu penggerak utama sektor pariwisata karena berperan besar dalam menarik wisatawan.
Sektor kuliner sendiri berkontribusi sekitar 41 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi kreatif nasional.







