Muslim juga menekankan bahwa debat bukan sekadar adu argumen, melainkan ruang untuk bertukar gagasan dan belajar menghargai perbedaan.
“Debat bukan tentang siapa yang menang, tetapi siapa yang membawa gagasan paling bermakna bagi masyarakat,” tegasnya.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Gelar Coaching Clinic Percepatan Sanitasi untuk Tanah Laut dan Barito Kuala
Ia berharap kompetisi ini menjadi wadah dialog intelektual dan kolaborasi antar mahasiswa lintas kampus dan daerah.
“Mari jadikan kegiatan ini sarana bertukar pandangan, mempertajam logika berpikir, serta menumbuhkan semangat kolaborasi demi kemajuan bersama,” pungkasnya.
Sumber: MC Kalsel










