Sirajul juga mendorong adanya pelatihan tidak hanya bersifat formal saja, tetapi harus mencakup pelatihan praktis berbasis komunitas dan industri.
“Ini agar peserta lebih cepat memahami dan menguasai keterampilan yang diajarkan,” pungkasnya. (*)
Kalimantanlive.com / Pathrur
EDITOR : Pathrurrachman







