Menurut laporan Arena EV, pengujian prototipe Porsche Cayenne EV 2026 di gurun California mencatat hasil luar biasa: salah satu unit mampu menempuh jarak 568 kilometer dengan sisa baterai tiga persen.
BACA JUGA: Ferrari Elettrica: Mobil Listrik Pertama dengan Tenaga 1.000 bhp Siap Meluncur 2026
Artinya, estimasi jarak tempuh riil mobil ini mencapai lebih dari 563 kilometer, sementara unit lain mencatat jangkauan sekitar 528 kilometer. Angka tersebut menempatkan Cayenne EV sejajar dengan Tesla Model X, BMW iX, dan Cadillac Lyriq.
Capaian ini didukung oleh baterai berkapasitas 113 kWh serta teknologi pengisian cepat hingga 400 kW, yang memungkinkan waktu isi daya jauh lebih singkat dibandingkan pesaingnya.
Porsche juga menyematkan sistem pendingin baterai dua sisi yang lebih efisien daripada milik Taycan dan Macan EV, membantu menjaga performa optimal saat pengisian berkecepatan tinggi.
Untuk efisiensi energi, Cayenne EV dilengkapi pompa panas yang memanfaatkan panas buangan dari baterai dan motor listrik, sehingga efisiensi tetap terjaga bahkan saat mobil diuji dengan kecepatan konstan 113 km/jam.
Selain varian standar, Porsche tengah menyiapkan Cayenne Turbo Electric, versi performa tinggi yang diklaim akan menjadi mobil jalan raya paling bertenaga Porsche, dengan tenaga melebihi 1.019 hp milik Taycan Turbo GT.
Pada bagian interior, purwarupa Cayenne EV menampilkan layar infotainment melengkung terbaru, integrasi Google Maps, papan ketik digital, serta head-up display augmented reality untuk navigasi langsung di kaca depan.
Peluncuran resmi Porsche Cayenne EV dijadwalkan pada November 2025, dan diperkirakan menjadi salah satu debut mobil listrik paling dinantikan tahun ini.
Sumber: Antaranews.com








