Kalimantanlive.com — Indonesia menegaskan peran strategisnya dalam diplomasi ketenagakerjaan di dunia Islam melalui penandatanganan Statuta OIC Labour Centre (Pusat Tenaga Kerja OKI) di Doha, Qatar.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli.
Dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, Menaker Yassierli menekankan bahwa partisipasi Indonesia dalam OIC Labour Centre menjadi langkah penting untuk memperkuat solidaritas antarnegara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) serta memperluas kontribusi Indonesia di bidang diplomasi ketenagakerjaan global.
BACA JUGA: BCA Wealth Summit 2025 Dorong Masyarakat Kelola Kekayaan dengan Strategi Jangka Panjang
“Indonesia menegaskan komitmen yang tak tergoyahkan untuk memajukan pekerjaan layak, produktivitas, dan pasar kerja yang inklusif di seluruh dunia Islam,” ujar Yassierli.
Selain Indonesia, terdapat lima negara lain yang turut menandatangani Statuta, yakni Yordania, Sierra Leone, Yaman, Lebanon, dan Nigeria.







