Selain itu, Indonesia juga akan memperoleh dukungan teknis dari OKI, International Labour Organization (ILO), dan Islamic Development Bank (IsDB) guna memperkuat kapasitas kelembagaan ketenagakerjaan nasional.
Yassierli menambahkan, partisipasi ini diharapkan dapat meningkatkan perlindungan bagi kelompok rentan seperti perempuan dan pemuda, memperluas kolaborasi dengan dunia usaha, dan memperkuat posisi diplomatik Indonesia dalam bidang ketenagakerjaan dan perlindungan sosial di tingkat regional maupun global.
Sumber: Antaranews







