Sebelum hadirnya Whoosh, sistem perkeretaapian di Indonesia masih didominasi rel sempit dengan elektrifikasi terbatas. Karena itu, kehadiran kereta cepat dinilai sebagai lompatan besar menuju era transportasi efisien dan ramah lingkungan.
Pakar transportasi Arief Rahmanda menyebut proyek KCJB bukan sekadar infrastruktur megah, tetapi “langkah konkret menuju masa depan mobilitas yang lebih modern, efisien, dan berkelanjutan.”
Sumber: Antaranews










