JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM — Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kini punya cara baru untuk mendengar langsung keluhan rakyat. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi meluncurkan kanal pengaduan bernama “Lapor Pak Purbaya”, yang memungkinkan masyarakat melaporkan berbagai masalah terkait pajak dan bea cukai langsung ke meja sang menteri!
Lewat unggahan di akun resminya @menkeuri, Purbaya menjelaskan bahwa layanan ini bisa diakses dengan mudah melalui WhatsApp ke nomor 0822 4040 6600.
# Baca Juga :26 PNS Pajak DIPECAT! Menteri Purbaya Geram: “Udah Nggak Bisa Diampuni Lagi!”
# Baca Juga :Menkeu Purbaya: Saat Ini Momen Tepat Bagi Masyarakat untuk Memiliki Rumah
# Baca Juga :HOREE! Purbaya Umumkan Diskon PPN Tiket Pesawat 6% Selama Libur Natal & Tahun Baru 2026!
# Baca Juga :GEGER! Menteri Purbaya Ungkap Bukti Panas Jual-Beli Jabatan Masih Marak di Daerah, Bekasi & Sorong Disorot!
“Kini bisa langsung Lapor Pak Purbaya! Sampaikan laporan Anda dengan mencantumkan nama lengkap dan alamat surel,” tulisnya, Senin (20/10/2025).
Langkah ini, menurut Purbaya, merupakan wujud komitmen Kemenkeu untuk memperkuat integritas, transparansi, dan akuntabilitas publik, sekaligus memastikan setiap suara masyarakat benar-benar didengar.
Cara Lapor ke “Lapor Pak Purbaya”
Masyarakat dapat mengajukan laporan atau keluhan melalui WhatsApp ke nomor 0822 4040 6600, dengan mencantumkan:
Nama lengkap dan alamat e-mail aktif.
Kronologi kejadian atau permasalahan.
Bukti pendukung, seperti foto, video, atau tangkapan layar.
Laporan akan diverifikasi terlebih dahulu oleh tim khusus dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) sebelum ditindaklanjuti sesuai kategori dan tingkat pelanggaran.
Ribuan Aduan Langsung Mengalir!
Sejak diluncurkan pada 15 Oktober 2025, kanal “Lapor Pak Purbaya” langsung banjir laporan. Dalam dua hari saja, sudah ada 15.933 pesan yang masuk dari masyarakat.
Dari jumlah itu:
2.459 pesan berisi ucapan selamat dan dukungan untuk Purbaya.
13.285 pesan lainnya merupakan aduan yang kini tengah diverifikasi oleh tim Kemenkeu.
Mayoritas laporan menyoroti perilaku pegawai Bea dan Cukai yang dinilai tidak profesional atau kurang berintegritas.
“Saya membaca laporan soal petugas Bea Cukai nongkrong di kafe pakai seragam dinas dan ribut. Kalau minggu depan masih begitu, saya akan pecat,” tegas Purbaya lantang.
Fokus Bersihkan Aparat dan Pelayanan Publik
Selain perilaku oknum, laporan juga mencakup keluhan tentang peredaran barang ilegal yang dianggap belum disikapi serius oleh aparat terkait. Semua laporan valid akan diproses cepat agar masyarakat merasakan langsung hasil dari perubahan yang dijanjikan.
“Walaupun kita sudah menggebrak, ternyata di bawah masih seperti ini. Saya ingin masyarakat tahu, kita tindak tegas siapa pun yang mencoreng nama Kemenkeu,” ujar Purbaya menegaskan.










