JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM — Gerakan “bersih-bersih” besar-besaran mengguncang dunia pemasyarakatan! Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) di bawah kepemimpinan Menteri Agus Andrianto menindak tegas puluhan pegawai nakal yang terbukti mencoreng integritas lembaga.
Dalam kurun waktu setahun sejak dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto, Kementerian Imipas telah memecat 17 oknum pegawai dan menjatuhkan sanksi berat terhadap 52 pegawai lainnya. Langkah ini merupakan buntut dari serangkaian temuan barang-barang terlarang di Lapas dan Rutan seluruh Indonesia.
# Baca Juga :GEGER! Air Hujan di Jakarta Tercemar Mikroplastik Berbahaya, BRIN Tegaskan: Jangan Diminum Langsung!
# Baca Juga :HEBOH! 97 WNI Kabur dari Perusahaan Online Scam di Kamboja, Ada Suara Tembakan, 11 Luka, 4 Ditahan Polisi!
# Baca Juga :GILA! Aksi “Rampok Satset” di Museum Louvre: Komplotan Profesional Gondol Mahkota 1.300 Berlian dalam 4 Menit!
# Baca Juga :Wamen ATR Umumkan 140 Mafia Tanah Ditindak, 123 Juta Bidang Tanah Resmi Terdaftar Sepanjang 2025!
Melalui unggahan video di akun Instagram pribadinya pada Senin (20/10/2025), Menteri Agus menjelaskan pembentukan Direktorat Kepatuhan Internal berdasarkan Keputusan Menteri Nomor M.IP-27.OT.01.01 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Pengawasan Internal. Tujuan utamanya: memperkuat pengawasan dan menegakkan disiplin total di seluruh jajaran Imipas.
“Kami tidak main-main. Siapa pun pegawai yang terlibat dalam praktik kotor akan disapu bersih. Tidak ada kompromi!” tegas Menteri Agus.
Selain pemecatan dan sanksi berat, 151 pegawai kini dalam proses investigasi, sementara 11 pegawai dijatuhi hukuman ringan dan 68 pegawai dikenai hukuman disiplin sedang.
Razia Gila-Gilaan: 11.962 Operasi, Ribuan Barang Terlarang Disita!
Sejak awal 2025, Ditjen Pemasyarakatan menggencarkan razia besar-besaran di blok-blok hunian Lapas dan Rutan — minimal dua kali dalam sepekan!
Hasilnya mencengangkan:
10.572 unit ponsel disita,
21.843 benda elektronik diamankan,
24.537 bilah senjata tajam ditemukan di sel para napi!
Tak berhenti di situ, razia tersebut juga membuahkan 9 pengungkapan kasus narkoba, termasuk kasus besar yang menyeret aktor Ammar Zoni.










