Indonesia Luncurkan IPFO untuk Percepat Investasi Infrastruktur dan Perkuat Kemitraan Global

Kalimantanlive.com – Pemerintah Indonesia resmi meluncurkan Infrastructure Project Facilitation Office (IPFO), lembaga fasilitasi proyek infrastruktur yang dirancang untuk mempercepat realisasi investasi melalui kemitraan strategis antara pemerintah, investor, dan mitra pembangunan internasional.

Peresmian IPFO dilakukan oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Jakarta, Selasa (21/10).

AHY menegaskan, kehadiran IPFO bukan sekadar langkah administratif, melainkan wujud nyata komitmen pemerintah untuk menciptakan ekosistem investasi yang efisien dan kolaboratif.

BACA JUGA: Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, PGE Tegaskan Komitmen Kawal Transisi Energi Indonesia

“Kantor ini akan membantu memastikan bahwa berbisnis di Indonesia tidak terhambat oleh birokrasi, tetapi dimungkinkan oleh kemitraan,” ujar AHY dalam sambutannya.

IPFO merupakan tindak lanjut dari International Conference on Infrastructure (ICI) yang digelar pada Juni lalu, di mana pemerintah meluncurkan Project Catalog 2025 berisi 46 proyek strategis di sektor transportasi, energi, air, limbah, perumahan, dan kota cerdas.