KETAT! Kepala BGN Wajibkan Masakan Program MBG Pakai Air Bersertifikat, Cegah Pencemaran & Keracunan

“Kita butuh rapid test agar hasil masakan bisa dites di sekolah sebelum dibagikan, supaya tahu makanan itu masih layak atau tidak,” kata Dadan.

Selain itu, setiap SPPG akan dilengkapi alat sterilisasi food tray berteknologi tinggi yang mampu mengeringkan wadah makan dalam waktu 3 menit dengan suhu 120 derajat.

“Sebagian SPPG sudah punya, tapi ke depan semua harus dilengkapi. Ini bagian dari standardisasi nasional,” tegasnya.

Belajar dari Jepang, Fokus pada Kualitas Bahan

Dadan juga menyebut bahwa sistem pengawasan MBG meniru pola negara maju seperti Jepang, yang telah memiliki pengalaman 100 tahun dalam program makan bergizi untuk anak sekolah.

“Dari pengalaman Jepang, 90 persen gangguan pencernaan muncul karena bahan baku yang tidak berkualitas. Itu yang akan kita perbaiki,” ujarnya.

Dengan sederet kebijakan baru ini, BGN menegaskan komitmennya untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya sekadar bantuan makan, tetapi juga gerakan nasional menjaga kesehatan anak-anak Indonesia.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI