Meski demikian, hubungan lama antara Frank de Boer dan Erick Thohir saat sama-sama di Inter Milan pada 2016 membuat publik yakin bahwa pintu komunikasi sudah terbuka lebar.
Profil Singkat Frank de Boer
Frank de Boer bukan nama sembarangan di dunia sepak bola.
Pria kelahiran 15 Mei 1970 ini merupakan legenda Timnas Belanda yang sukses berkarier baik sebagai pemain maupun pelatih.
Sebagai pelatih, ia mengawali kariernya bersama Ajax Amsterdam (2010–2016) dan berhasil mempersembahkan:
4 gelar Eredivisie
1 Johan Cruyff Shield
Usai sukses di Belanda, De Boer sempat menangani Inter Milan, Crystal Palace, dan Atlanta United (MLS).
Pada 2020, ia dipercaya menjadi pelatih Timnas Belanda, sebelum akhirnya menangani klub Uni Emirat Arab, Al Jazira, pada 2023.
Pelatih Baru Timnas: Antara Fakta dan Fantasi
Sejak kepergian Patrick Kluivert, PSSI tengah mencari sosok pelatih baru yang memiliki karakter kuat dan pengalaman internasional.
Beberapa nama seperti Louis van Gaal dan Jesus Casas sempat masuk radar, namun belum ada keputusan resmi.
Dalam konferensi pers di Belanda, Van Gaal bahkan menegaskan bahwa dirinya tidak sedang membahas karier kepelatihan, melainkan hanya fokus pada kegiatan amal.
Artinya, nama Frank de Boer kini menjadi kandidat paling realistis — apalagi dengan hubungan historisnya bersama Simon Tahamata dan Erick Thohir.
Akankah De Boer Tangani Tim Garuda?
Jika benar bergabung, Frank de Boer akan menjadi pelatih asal Belanda ketiga yang menangani skuad Garuda dalam dekade terakhir, setelah Louis van Gaal (dikaitkan) dan Patrick Kluivert.
Dengan gaya permainan berbasis penguasaan bola ala Ajax, kehadiran De Boer diyakini bisa menghidupkan kembali filosofi total football di tubuh Timnas Indonesia.
Namun, hingga berita ini diturunkan, PSSI belum memberikan konfirmasi resmi.
Publik hanya bisa menunggu — sambil berharap kabar ini bukan sekadar rumor, melainkan awal babak baru sepak bola nasional.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







