JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM — Dunia hiburan Taiwan kembali diguncang skandal besar! Aktor populer Xiu Jie Kai resmi mengaku membayar 150.000 dolar Taiwan (sekitar Rp 81 juta) demi menghindari wajib militer, dengan cara memalsukan hasil pemeriksaan medis.
Kasus ini menambah daftar panjang selebriti Taiwan yang diduga terlibat dalam jaringan penghindaran militer, sebuah praktik ilegal yang kini sedang diselidiki intensif oleh pihak berwenang.
# Baca Juga :TERHARU! Shin Tae-yong Ungkap Isi Hati Saat Namanya Diteriakkan Fans Indonesia, “Hati Saya Masih di Garuda”
# Baca Juga :Ternyata Samsung Galaxy XR Harga Lebih Murah! Bakal Jadi Pesaing Tangguh Apple Vision Pro
# Baca Juga :Mentan Amran Grebek Mafia Pupuk! 32 Produsen Pupuk Palsu Dibongkar, Semua Jadi Tersangka!
# Baca Juga :Pyo Ye Jin Comeback! Jadi Peretas Seksi nan Mematikan di “Taxi Driver 3”, Siap Guncang Layar Drama Korea!
Menurut laporan media setempat, Xiu Jie Kai mengakui kepada polisi bahwa dirinya membayar uang suap untuk berpura-pura menderita tekanan darah tinggi. Tujuannya jelas — agar dinyatakan tidak layak menjalani wajib militer.
Namun nasib berkata lain. Setelah pemeriksaan lebih lanjut, dokter hanya menyatakan dirinya memenuhi syarat untuk dinas alternatif, bukan dibebaskan total dari kewajiban militer.
Skandal ini mencuat di tengah penyelidikan besar-besaran terhadap jaringan penghindaran militer selebriti Taiwan, yang disebut-sebut sudah beroperasi selama bertahun-tahun.
Terlibat Sindikat Pemalsuan Dokumen Medis
Xiu Jie Kai bukan satu-satunya artis yang terseret kasus ini. Setidaknya ada empat nama besar lainnya yang juga mengakui telah membayar untuk mendapatkan laporan medis palsu, antara lain:
Chen Bolin, aktor papan atas Taiwan,
Hsiu Jie Kai,
Chang Shuwei, anggota boyband Energy,
dan Liljay (Liao Yunchieh), mantan personel Lollipop.
Mereka diduga membayar antara 100.000 hingga 300.000 dolar Taiwan (sekitar Rp 54 juta – Rp 162 juta) kepada seorang tersangka bernama Chen, yang berperan sebagai penghubung dalam pembuatan dokumen medis palsu tersebut.
Sementara itu, Hsieh Kunda, rekan satu grup Chang Shuwei di Energy, bahkan telah menangguhkan semua kegiatan luar negerinya untuk kembali ke Taiwan guna menjalani pemeriksaan.
Keempat selebriti yang telah ditangkap kini dibebaskan dengan jaminan, namun kasus mereka resmi dilimpahkan ke jaksa penuntut umum atas dugaan pemalsuan dokumen dan penghindaran wajib militer.
Pihak berwenang menegaskan bahwa penyelidikan akan diperluas untuk membongkar seluruh jaringan, termasuk pihak medis yang terlibat dalam praktik ilegal ini.
“Tidak ada yang kebal hukum, bahkan selebriti terkenal sekalipun,” ujar seorang juru bicara kepolisian Taiwan, dikutip KalimantanLive.com.







