PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – Hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi makin sering mengguyur Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, sehingga rawan terjadi genangan air.
Sebab itu, warga Kota Palangkaraya Kalimantan Tengah diminta untuk menjaga saluran drainase agar tidak tersumbat sampah yang bisa mengakibatkan pembuangan air terhambat.
Anggota DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, Selasa (21/10/2025) meminta warga Kota Palangkaraya untuk lebih peduli lingkungan sekitarnya terutama dalam menjaga kebersihannya.
Menurutu dia untuk mencegah terjadinya genangan air di Kota Palangkaraya diperlukan kerjasama semua pihak terutama menjaga kelancaran saluran drainase yang ada di sekitar permukimannya.
Kader Partai Golkar Kalteng ini, juga mengingatkan warga Kota Palangkaraya untuk waspada cuaca ekstrem yang masih kerap terjadi di Kota Cantik.
Menurut dia, saat musim penghujan tiba seperti sekarang potensi cuaca ekstrem cukup tinggi terutama hujan lebat disertai angin kencang yang bisa mengakibatkan pohon tumbang,.
“Hal semacam ini harus juga diwaspadai oleh warga Kota Palangkaraya, karena saat hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Palangkaraya sering mengakibatkan pohon tumbang,” ujarnya.
Baca Juga : CUACA EKSTREM Intai Kalsel & Kalteng Senin, 22 September 2025: Panas Terik Hingga Hujan Lokal
Baca Juga : 33 Kota di Tanah Air Bercuaca Ekstrem Selasa 23 Januari 2024, BMKG: Banjarmasin dan Palangkaraya Turun Hujan
Hj Siti Nafsiah yang juga Ketua Komisi II DPRD Kalteng ini, mengungkapkan, saat ini cuaca tidak menentu sehingga dapat menimbulkan berbagai risiko.
“ Masyarakat tetap harus waspada cuaca ekstrem, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang, rawan terjadi pohon tumbang,” ujar politisi senior Partai Golkar Ini.







